Sabtu, 14 November 2015

Cukup

sederhana,. Ayahku dan ayahmu semoga bisa menjadi besan. itu saja.

cerita usang

Satu yang kian ku mengerti Sekuat apapun aku bertahan meyakinkan hati Tetap saja semua takkan berubah Aku hanya bagian terkecil Hingga sering kali kau lupakan bahwa aku ada Tetaplah seperti itu.. Sampai lelah ini hapuskan segala tentangmu tak usah berubah.. Hingga rasa ini mati terkikis waktu Tetaplah menjadi apa yang kau mau Hingga kau dapatkan bahagia dari mereka yang tak bisa aku berikan Tak perlu tutupi beranda semu Tetaplah disana dengan segala maya mu Sebab luka telah terlanjur membuatku melangkah Kesekian kalinya kau buatku tersadar Aku hanya selembar cerita usang Moga kau bahagia.

Aku Perempuan

Tak perlu memahami jika hanya setengah hati Tak perlu berjanji jika hanya sebatas kata penawar luka Aku perempuan... Jauh lebih memahami hati dalam sebentuk rasa Jika ucap tak lagi membuatmu mengerti Bisakah aksara ku jadikan perantara Untuk kau tahu deretan kecewa yang telah kau buat Tapi aku yakin kau pun takkan bisa mengerti meski membacanya Biar semua menjadi sepi Diam kini ku jadikan pilihan Anggap saja baitku hanya goresan tinta tak bermakna Usah bertanya lagi kemana ku titipkan segenap rasa Padamu.. dia.. atau mereka

sederhana

Cinta adalah sarana untuk memahami dua jiwa... Ia bukan kata yang datang dari bibir dan lidah yang membawa hati bersama-sama... Tidak ada yang lebih besar dan suci daripada apa yang diucapkan mulut... Dia memancarkan jiwa kita, bisikan hati kita... Dan membawa keduanya bersama-sama..

Bertaruh Rindu

Rindu yang mulai mengajakku bercengkrama Menitiskan hujan di langit senja sore tadi Adakah yang tertinggal dari kisah kemarin Jika aku hanyalah bagian sisi sepimu Jangan membuatku bertaruh kembali Aku takan sanggup lagi menghitung rindu yang kaku Biar bersenyawa saja dalam doaku Meski parau suaraku membisikkan namamu Dan masih ku AMIN kan engkau Dalam harap yang berbeda. #kamu