Minggu, 06 September 2015
menunggu
Masih aku setia dibalik senja
Menunggumu pulang meski sejenak
Berharap malam kan sedikit terlambat tiba
Sampai kau tiba diberanda
Entah mengapa dengan penuh sabar
Ku masih merindukan kau ada
Meski tak bisa ku sentuh kau lagi
Setidaknya redup matamu cukup sebagai jawaban resahku
Kini aku hanyalah senja yang tak lagi jingga
Yang merapuh menunggu hadirnya gelap
Debar dadaku masih bisikkan namamu
Namun kian parau tak lagi merdu
Kau tahu sayang...
Bahwa aku kan selalu ada
Meski tak lagi bisa kau lihat
Aku tetap ada untukmu
Bersama senja luruhkan lelahmu
Tanpa perlu kau tahu dan rasa hadirku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar